Minggu, 23 September 2012

Kesehatan



Foods That Cause Acne
- Foods That Cause Acne. Acne is one of the most hated enemy by everyone, especially women. Acne is not including a dangerous disease. But its presence is very annoying, though acne is not harmful but should we treat and handle well.
Acne is caused by clogged pores due to overactive oil glands. Although many medical experts who denied any connection between acne with the food we eat, there's no harm in avoiding some foods that supposedly can trigger acne.

Here are some foods can cause acne:

1. Sugar and Chocolate
Chocolate may be one of the most food trigger acne. Archives of Dermatology published a study which explains that the food has a high Glycemic Index scale, usually in processed carbohydrates such as sugar can cause the appearance of acne due to increased hormone levels.

2. Milk
Some studies show a high milk intake may be associated with the appearance of acne. A Harvard study found that teens who drink milk more than two servings a day are more likely to suffer from severe acne. That is because the increase in growth hormone which causes the sebaceous glands in the skin become clogged.

3. Iodine
Iodine may be one factor in the appearance of acne, such as skin oil glands which can irritate skin that is prone to acne. Iodine can be found in fish and shellfish because sea water contains iodine. In addition other sources comes from iodized salt which is a component of several types of canned food.

4.Caffeine and Alcohol
Caffeine is considered to trigger the appearance of acne because it can affect hormone levels produced by the body. Some sources of caffeine are coffee, tea, soft drinks, and chocolate. In addition, alcohol also causes an increase in hormones, particularly testosterone can cause acne more often.

5. Food Allergy Triggers
Skin problems often arise due to food allergies, especially milk and eggs. Acne appears due to the immune system tries to fight the poison that is felt. An allergist has diagnosed and confirmed the relationship of food allergy with severe acne.

6. Fruit and Vegetable Characteristically Acid
Some fruits and vegetables that are acidic can cause the appearance of acne, such as carrots, cucumbers, oranges, and lettuce. The acidity of the body can cause the appearance of acne, because it should be avoided.

Those are some foods that can trigger the onset of Acne.

Rabu, 09 November 2011

tugas durung rampung

PENYEPUHAN (ELECTROPLATING)
esuai dengan namanya, metode elektrokimia adalah metode yang didasarkan
pada reaksi redoks, yakni gabungan dari reaksi reduksi dan oksidasi, yang berlangsung pada elektroda yang sama/berbeda dalam suatu sistem elektrokimia. Sistem elektrokimia meliputi sel elektrokimia dan reaksi elektrokimia. Sel elektrokimia yang menghasilkan listrik karena terjadinya reaksi spontan di dalamnya di sebut sel galvani. Sedangkan sel elektrokimia di mana reaksi tak-spontan terjadi di dalamnya disebut sel elektrolisis. Peralatan dasar dari sel elektrokimia adalah dua elektroda-umumnya konduktor logam-yang dicelupkan ke dalam elektrolit konduktor ion (yang dapat berupa larutan maupun cairan) dan sumber arus. Karena didasarkan pada reaksi redoks, pereaksi utama yang berperan dalam metode ini adalah elektron yang di pasok dari suatu sumber listrik. Sesuai dengan reaksi yang berlangsung, elektroda dalam suatu sistem elektrokimia dapat dibedakan menjadi katoda, yakni elektroda di mana reaksi reduksi (reaksi katodik) berlangsung dan anoda di mana reaksi oksidasi (reaksi anodik) berlangsung.
Aplikasi utama dari metoda elektrokimia adalah untuk electroplating. Industri yang bergerak dalam bidang electroplating menerima penyepuhan peralatan teknik maupun perbaikan lapisan logam. Dalam produksi benda-benda logam, suatu benda yang terbuat dari logam atau aliase logam seringkali disalut dengan suatu lapisan tipis logam lain. Penyepuhan (electroplating) dimaksudkan untuk melindungi logam terhadap korosi atau untuk memperbaiki penampilan.

Pada penyepuhan, logam yang akan disepuh dijadikan katode, sedangkan logam penyepuhnya sebagai anode. Kedua elektroda ini dicelupkan dalam larutan garam dari logam penyepuh dan dihubungkan dengan sumber arus searah.
Perhatikan pada gb.2 kita mempunyai logam yang siap disepuh. Garam NiCl2 terionisasi dalam air menjadi ion Ni++ dan dua ion Cl- . Sel terdiri dari dua setengah sel yang elektodenya dihubungkan dengan kawat beraliran listrik searah. Logam yang akan disepuh dihubungkan dengan kabel pada kutub negative baterai sedangkan logam nikel dihubungkan dengan kutub positif baterai.
Objek yang disepuh menjadi bermuatan negative dan menarik ion positif Ni++ menuju objek, kemudian electron mengalir dari anoda ke katoda. Ion Ni++ tertarik ke katoda dan direduksi menjadi Ni(p). Jadi, logam nikel (anoda) melarut sebagai Ni++ dalam larutan, menyediakan pengganti nikel utuk logam yang akan disepuh, dan mempertahankan larutan nikel klorida dalam sel.
Untuk setiap ion Ni++ , 2 elektron digunakan untuk menetralisasi muatan positif dan mereduksi atom dari logam Ni++ . Jumlah perubahan kimia yang dihasilkan sebanding dengan besarnya muatan listrik yang melewati sel elektrolisis. Selama energi baterai tetap ada, nikel terus melarut dari anode dan menyalut katoda.

Untuk logam-logam berikut ini, larutan yang digunakan adalah sebagai
berikut.
Kromium
: asam kromium dengan asam belerang
Nikel
: nikel sulfat dengan asam boric dan nikel klorida
Cadmium
: cadmium sianida dengan natrium sianida dan natrium hidroksida
cadmium sianida dalam larutan alkalis
Seng
: seng sulfat dengan asam boric,
seng sianida dengan natrium sianida
seng sianida dalam larutan alkali
seng klorida dalam asam hidroklorida
Tembaga
: tembaga sulfat asam belerang
tembaga sulfat dengan natrium sianida dalam larutan alkali
tembaga sianida dengan sodium sianida dalam larutan alkali
Perak
: perak sianida dalam larutan alkali
perak sianida dengan kalium dalam larutan alkali.
Faktor yang mempengaruhi dalam usaha untuk memperoleh salutan yang
tebalnya seragam dan melekat kuat pada logam dasarnya adalah:
Bersihnya permukaan yang akan disalut
Voltase
Kemurnian larutan
Temperature
Konsentrasi ion yang akan disepuhkan
Konsentrasi total ion-ion dalam larutan itu