Mungkin ini yg dimaksud dari "Hari ini hrus lebih baik dari hari esok". Apapun kejadian yang kita alami mungkin akan berbeda dr setiap harinya. Hari ini bs makan serta tidur nyeyak, namun esok blm tentu. Kmu masih yakin apakah ini perbuatan dari manusia sendiri? atau sebagian dr rencanaNya? kedua-duanya menyepakati bersama. Gue merasa apa yg terjadi dlm beberapa waktu lalu adalah RencanaNya dlm menata kehidupan gue di masa yang akan datang, apakah hasilnya buruk atau baik? klo pun buruk itu kata "orang lain" baik pun kata "diri sendiri". Semuanya sudah diatur bro, gue merasa lebih menikmatin...walaupun kadang perih dan nyeri sering gue rasa. Huufh, helaan nafas dari setiap momen kejadian setiap harinya selama kurang lebih 1 tahun ini.
Gue merasa apa yg sedang gue jalani masih belum baik, kenapa? gue merasa msh banyak hal yg perlu dipersiapkan, mental dan fisik ini perlu di latih lagi, tp apa daya gue selalu dlm posisi terbawah disetiap masalah. Entah harus mengeluh atau berterimakasih, kedua-duanya sama-sama hadir dalam setiap momen yg terjadi. Gue merasa dgn lulusnya akademik berjalan mulus apa yg diharapkan sewaktu dulu, namun Dia masih memiliki rencana lain, gue harus belajar lagi, sebelum dinyatakan LULUS utk masuk pintu "Kehidupan Awal".
Muda dan Berbahaya, 2 kata yang melekat pada setiap muda mudi, baik yg baru lulus sekolah menengah atau pun tingkat atas. Jika muda bebas menikmatin apa yg ada sebelum tua? itu salah besar..gue merasa dlm keadaan yg serba tidak bs berbuat apa-apa, muda adalah menata dalam berjalan. Iya menata hidup ini dengan berjalannya waktu, belajar...belajar...belajar. Entah utk prestasi dlm bekerja ataupun bermasyarakat. Muda harus sukses atau bs bermanfaat utk sesama... itu gue setuju banget! tapi apakah banyak yg menyadarinya? engga bro, salah satunya gue...keadaan membuat ga bs apa-apa, diam dan selalu menunggu nasib, belas kasih dan pertolongan yg gue selalu harap dr langit tingkat 7! satu hal yg harus gue sadari adalah gue pengen sblm pergi dr hal fana ini setidaknya gue bs berbuat sedikit utk menghapus rasa bersalah dan kesalahan selama ini. Salah satunya menyadarkan orang-orang sekitar utk mau sadar "Muda dan Berbakat" satu dr sekian hal dr pikiran gue yg blm bs gue berikan.
Mereka berfikir gue hanya bs "OMDO (omong doang)" yaa bagi mereka, padahal otak dan akal gue selalu ingin keluar dr rasa sulit ini, menyampaikan dgn berbagai cara yg menurut gue "PAS" dimata/hati mereka. Gue sangat menyangkan jk ada seseorang individu yg beranggapan bahwa manusia itu bs berubah jk di beri nasihat diri sendiri, ENGGA akan bs, karena manusia pada dasarnya akan berubah sesuai kehendaknya, kita (orang yg disekitarnya) hny bs memberi masukan serta mengawasi, selebihnya adalah tanggung jawab individu tersebut.
Mulai sekarang anggap sesuatu yg blm bs berubah pada hari ini adalah sesuatu kebaikkan yg belum tentu orang lain rasakan, namun cobalah ubah kebaikkan itu terus menerus agar individu tsb sadar bahwa kebaikkan tulus akan diberikan bukan karena kebutuhan, namun karena kewajiban sebagai umat manusia.
Gue merasa apa yg sedang gue jalani masih belum baik, kenapa? gue merasa msh banyak hal yg perlu dipersiapkan, mental dan fisik ini perlu di latih lagi, tp apa daya gue selalu dlm posisi terbawah disetiap masalah. Entah harus mengeluh atau berterimakasih, kedua-duanya sama-sama hadir dalam setiap momen yg terjadi. Gue merasa dgn lulusnya akademik berjalan mulus apa yg diharapkan sewaktu dulu, namun Dia masih memiliki rencana lain, gue harus belajar lagi, sebelum dinyatakan LULUS utk masuk pintu "Kehidupan Awal".
Muda dan Berbahaya, 2 kata yang melekat pada setiap muda mudi, baik yg baru lulus sekolah menengah atau pun tingkat atas. Jika muda bebas menikmatin apa yg ada sebelum tua? itu salah besar..gue merasa dlm keadaan yg serba tidak bs berbuat apa-apa, muda adalah menata dalam berjalan. Iya menata hidup ini dengan berjalannya waktu, belajar...belajar...belajar. Entah utk prestasi dlm bekerja ataupun bermasyarakat. Muda harus sukses atau bs bermanfaat utk sesama... itu gue setuju banget! tapi apakah banyak yg menyadarinya? engga bro, salah satunya gue...keadaan membuat ga bs apa-apa, diam dan selalu menunggu nasib, belas kasih dan pertolongan yg gue selalu harap dr langit tingkat 7! satu hal yg harus gue sadari adalah gue pengen sblm pergi dr hal fana ini setidaknya gue bs berbuat sedikit utk menghapus rasa bersalah dan kesalahan selama ini. Salah satunya menyadarkan orang-orang sekitar utk mau sadar "Muda dan Berbakat" satu dr sekian hal dr pikiran gue yg blm bs gue berikan.
Mereka berfikir gue hanya bs "OMDO (omong doang)" yaa bagi mereka, padahal otak dan akal gue selalu ingin keluar dr rasa sulit ini, menyampaikan dgn berbagai cara yg menurut gue "PAS" dimata/hati mereka. Gue sangat menyangkan jk ada seseorang individu yg beranggapan bahwa manusia itu bs berubah jk di beri nasihat diri sendiri, ENGGA akan bs, karena manusia pada dasarnya akan berubah sesuai kehendaknya, kita (orang yg disekitarnya) hny bs memberi masukan serta mengawasi, selebihnya adalah tanggung jawab individu tersebut.
Mulai sekarang anggap sesuatu yg blm bs berubah pada hari ini adalah sesuatu kebaikkan yg belum tentu orang lain rasakan, namun cobalah ubah kebaikkan itu terus menerus agar individu tsb sadar bahwa kebaikkan tulus akan diberikan bukan karena kebutuhan, namun karena kewajiban sebagai umat manusia.
NB: Jika kamu menganggap diri sendiri lebih baik daripada orang lain, maka rubahlah diri sendiri agar lebih baik dari orang lain dan banyak-banyaklah memahami bahwasannya Allah S.W.T (Tuhan YME) tdk tidur serta selalu berkomunikasi denganNya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar