Kamis, 04 Februari 2016

Masih sadarkah?

   Entah kenapa ketika waktu yang setiap harinya digunakan selalu penuh dengan rutinitas tiba-tiba berhenti.., haha tenang saja bukan berhenti dalam arti yang sebenarnya, melainkan istirahat (free). Kadang waktu yang kita gunakan terus menerus tanpa disadari membutuhkan istirahat, ya entah sekedar menghabiskan waktu seharian dengan teman, rekan kerja/penelitian dan lain-lain. Sadarkah jika kita sering melakukan aktifitas yang terus menerus akan menjadi lelah? iya terkadang kita butuh lebih dari sekedar kata menyukai pekerjaan/aktifitas itu sendiri, yaa kita butuh istirahat pastinya.. jika kita tidak istirahat pastinya akan terjadi ketegangan di semua aspek.

   Kembali dalam aktifitas, setiap harinya akan sangat bosan jika yang dilakukan sama.. mau gimana lagi, bagi aku yang sedang melakukan tugas akhir haruslah melakukan penelitian. Penelitian yang dasarnya akan menghasilkan hasil penelitian disebut data untuk menyusun skripsi. Pada dasarnya aku masih kebingungan dengan apa yang akan aku ingin dihasilkan di akhir, lagi-lagi terselamatkan oleh rekan satu tim. Persiapan yang panjang dan rumit (alias runyam) membutuhkan waktu dan energi yang besar. Setiap hari bahkan persiapannya hampir 5 bulan, lalu perlakuannya hanya dilakukan 3 minggu saja haha, kadang apa yang dipersiapkan lebih dahulu akan menghasilkan hasil yang tidak sesuai persiapan, tapi hal itu yang menyenangkan dalam melakukan penelitian.

   Masih sadarkah? iya aku masih.., entahlah teman satu tim kami kembali menjadi sosok yang linglung dan ambesia, mungkin karena kita bermain di dunia penuh alkohol dan ke sterilan? atau karena kejenuhan dan ego masing-masing, entahlah hanya kami masing-masing yang mengetahuinya. Memang dalam penelitian harus fokus, berbeda denganku yang tidak begitu fokus diawal. Why? soalnya dari awal aku sudah harus mengurus ini dan itu, entah karena ada urusan yang mendadak mau gimana lagi, dan aku paling engga melimpahkan sesuatu hal pribadi untuk diselesaikan ke orang lain, ya sebagai contohnya memperpanjang SIM haha.

    Kadang menghilang menjadi cara tebaik, yaa keluar dari zona kehidupan/rutinitas lalu kembali lagi, membuat otak dan raga ini seperti baru lagi hehe. Biarkan saja berfikiran yang aneh-aneh atau macam-macam, asalkan mereka bisa mengerti engga masalah, tapi ini menjadi masalah terbesarnya.. ya mereka menjadi tidak mengerti dan menjadi bumerang yang menyerang diriku. Tapi waktu kembali tidak adil kepadaku lagi, ya awalnya aku punya urusan yang niatnya baik tapi karena setan selalu berbisik ke telingaku dan timku maka terjadi yang namanya ego.

  Kembali teringat bahwa awal pada saat terbentuknya tim ini begitu indah dan damai, kami menyamakan presepsi, tujuan dan keinginan. Namun kembali lagi, bahwa hasil adalah segala-galanya, waktu kadang juga bekerja sama dengan setan agar memecah kami, awalnya mereka bilang akan saling bantu, namun sekarang mereka diam. Bahkan bisa diibaratkan jika ada orang yang meninggal didepan mata mereka, mungkin mereka hanya bisa berdoa tanpa mendekat untuk memastikan siapa yang meninggal, lalu? iya itu bisa diartikan tentang kepedulian, dengan kepedulian yang berkurang, bahkan doa dari ayat yang suci pun terasa seperti nyanyian saat setan menggoda.

   Masih sadarkah? entahlah yang bisa menyadarkan aku terutama adalah diri ini, bagaimana dengan timku? mungkin setan dan waktu yang bisa menyadarkan mereka, atau mungkin sama denganku setan adalah jawabannya untuk menyadarkanku. Semoga kesadaran bukan terletak pada objek, melainkan hati nurani, jika hati yang bersih dan percaya adanya Sang Maha Kuasa, maka setanpun engga mendekat apalagi mendekat untuk menyadarkan kita.

Semoga bisa dipermudah dalam perlakuan hingga akhir (CD'15)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar